
Eh pernah gk sih kita bingung dengan istilah parfum di atas???
Hihihi…kalau saya pernah. Bener-bener gk tau apa sih perbedaan antara Eau De Perfume, Eau De Toilette dan Eau De Cologne?
Sebernarnya sih istilah-istilah itu menyebutkan perbedaan parfum
berdasarkan pada kekuatan aroma parfum. Seberapa banyak campuran alkohol
yang ada atau campuran air. Untuk campuran dengan proporsi yang lebih
rendah adalah air (Eau).
Banyak orang, tak terlalu peduli apa itu Eau de toilette, Eau de parfume
ataupun Eau de cologne. Bagi mereka yang penting sebuah parfum bisa
membuat tubuh mereka menjadi harum. Pada intinya, semuanya ini berfungsi
sebagai wewangian, meski memiliki konsentrat atau kadar essence yang
berbeda.
Eau de cologne merupakan wewangian paling ringan dan tidak tahan lama
karena mempunyai campuran cairan dan alkohol yang lebih banyak dari
essence-nya. Fungsinya hanya untuk menyegarkan aroma tubuh. Berbeda
dengan Eau de toilette yang memiliki kadar alkohol lebih banyak
dibanding essence-nya dan wanginya tidak begitu tahan lama. Sedangkan,
Eau de parfume adalah wewangian dengan kadar essence paling tinggi dari
dua jenis lainnya. Wanginya juga lebih menyengat namun dapat bertahan
lama.
Bukan hanya berpengaruh pada kekuatan aroma, tapi juga pada kegunaan dan
harganya. Jenis eau de perfume memiliki selisih harga yang cukup
menyolok (dibanding dengan eau de toilette atau eau de cologne), karena
konsentrat atau kadar essence-nya lebih tinggi.
Eau De Perfume (EDP) : Meskipun kandungan alkoholnya sedikit,
tapi aroma wanginya bisa tahan cukup lama dan kuat. Cocok digunakan
untuk pesta atau acara malam hari. Parfum dengan campuran konsentrasi
minyak antara 8 – 15%, dapat bertahan kurang lebih 3 – 5 jam jika
dipakai, parfum ini sedikit beredar di pasaran dan harganya sedikit
lebih mahal karena konsentrat lebih banyak,
Eau De Toilette (EDT) : Memiliki kadar alkohol yang tinggi. Aroma
wewangian ini ringan, tidak terlalu tajam, dan awet. Cocok digunakan
pada setiap kesempatan. Parfum dengan campuran konsentrasi minyak antara
4 – 10%, dapat bertahan 3 – 4 jam jika digunakan, sangat umum di
pasaran industri wewangian. Jenis ini biasanya jenis terkuat yang
disediakan untuk perfume pria,
Eau De Cologne (EDC) : Parfum yang ringan dan standar. Biasa
digunakan setelah habis mandi untuk menyegarkan tubuh. Campuran
konsentrasi minyak antara 2 – 5%, dapat bertahan hingga 3 jam pemakaian,
umumnya dipakai untuk perfume wanita,
Naaah…
Sekarang udah tau yah bedanya.
1. Eau de Parfum sebaiknya tidak langsung disemprotkan ke baju karena
akan menimbulkan noda dan sulit hilang. Gunakan selalu pada kulit badan.
Parfum yang disemprotkan atau digunakan ke badan akan berkembang dan
menjadi makin lembut nantinya.
2. Semprotkan atau oleskan minyak wangi di belakang telinga, leher, belakang lutut, dan belahan dada.
3. Sebaiknya, kemasan minyak wangi disimpan ditempat yang sejuk seperti
di lemari pendingin agar bertahan lebih lama dan bau serta warnanya
tidak berubah.
4. Kini minyak wangi tersedia dalam berbagai ragam aroma dan
botol/kemasan aneka bentuk serta rupa. Wadah/botol yang tidak transparan
akan lebih awet dibanding yang transparan, karena isinya terlindung
dari sinar secara langsung.
CAR,FOREX,DOMAIN,SEO,HEALTH,HOME DEISGN
