
Ada banyak manusia yang ingin bertaubat kepada Allah swt, memperbaiki diri dan memantapkan hati untuk taat.
Tetapi ketika dia mengingat dosa dimasa lalu, ketika orang-orang
mengungkit keburukannya dimasa lalu, dia berputus asa, menyerah dan
tidak bersemangat karena dia memandang dirinya sangat kotor dan penuh
dengan dosa.
.
Rasa berputus asa, mudah menyerah dan tidak bersemangat dalam bertaubat
itu adalah cara setan untuk memalingkan kita dari jalan Allah swt, dari
melaksanakan perintahNya dan dari berbuat kebaikan.
Allah Ta’ala berfirman :
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللهِ إِنَّ اللهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Katakanlah : “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu terputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS az-Zumar: 53).
Sungguh luas pengampunan Allah swt terhadap dosa-dosa hambaNya. Maka
jangan tunda-tunda waktu untuk bertaubat memohon ampun kepada Allah swt,
agar dosa-dosa yang diperbuat oleh kita di masa lalu diampuni oleh
Allah swt.
.
Manfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya, karena kematian tak kenal usia dan waktu.
sumber : reportaseterkini.net
CAR,HOME,DESIGN,HEALTH,FOREX,LIFEINSURANCE,TAXES,INVESTING,BONDS,ONLINETRADING,SEO
