Seorang teman merasa istrinya semakin lama semakin egois dan kasar. Karena itu, mereka bertengkar setiap hari. Saking seringnya bertengkar, lelaki ini memiliki selingkuhan. Akhirnya, mereka bercerai dan sang suami menikah lagi dengan selingkuhannya. Sang mantan istripun tak lama kemudian menikah lagi.
Mereka masih belum dikaruniai anak. pernikahan baru keduanya masing
masing berjalan dengan sangat lancar. Tetapi setelah menikah, istri baru
dari lelaki ini semakin lamapun kelembutannya semakin pudar. Rumah
tangga mereka berakhir sama seperti yg dulu, sedikit sedikit bertengkar.
Istri barunya bahkan tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah, teman saya
terpaksa membersihkan rumah sendiri.
Teman saya merasa nasib dia tidak baik, mengapa ia selalu memilih istri
yg kurang baik, setiap hari ia mengeluh. Sampai suatu hari, di suatu
acara makan malam ia secara kebetulan bertemu dengan suami baru mantan
istrinya. Pada awalnya kedua lelaki ini tidak berbicara apa apa, tetapi
setelah saling menyapa merekapun minum bersama.
Akhirnya teman saya tak bisa menahan diri lagi dan bertanya bagaimana
keadaan rumah tangga mereka. Suami baru mantan istrinya ini tidak
tampan, tetapi sangat teliti dalam berbicara. Ia berkata, “Istri saya
adalah wanita yg sangat hebat, sangat perhatian dan lembut, ia
mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tanpa mengeluh. Juga sangat
menyayangi saya, ia selalu bersikap baik ke orangtua, saudara, dan teman
teman saya. Saatnya jujur dia akan jujur, saatnya butuh perhatian, dia
akan memberi perhatian penuh. Wanita seperti ini, sudah sedikit sekali.”
Teman saya setelah mendengarnya merasa bingung, dan berpikir apa dia
memang sebaik itu?. Mengapa dulu dia sama sekali tidak menyadarinya?.
Pasti ini semua cuma bualan suami baru istrinya ini untuk membuat saya
bingung.
Tak lama kemudian, kebetulan sekali, teman saya pergi berbelanja ke
supermarket dan melihat mantan istri dan suami barunya sedang
berbelanja. Ia bersembunyi di samping dan memperhatikan, akhirnya ia
menyadari pasangan itu benar benar bahagia. Kebahagian itu bisa ia lihat
dari senyuman mantan istrinya yg selalu bermekaran. Juga bisa dilihat
dari pelukan lembut yg diberikan oleh lelaki di sampingnya itu.
Sebenarnya, di bermacam situasi, istri berubah menjadi malaikat atau
berubah menjadi nenek sihir, semua tergantung pada lelaki. Didetik
wanita memutuskan untuk menikah, ia juga memutuskan untuk menjalani
hidup dengan baik bersama suaminya. Walaupun dalam pernikahan, kesabaran
merupakan suatu kebajikan, tetapi jika ada cinta maka ada toleransi.
Saat anda merasa tidak puas dengan wanita anda, wanita pun tidak peduli
lagi. Jadi, jika anda menginginkan wanita baik seperti malaikat,
terlebih dahulu perlakukan dia sebagai malaikat. Karena semua wanita di
dunia yang sudah menjadi “istri seseorang” memiliki potensi menjadi
malaikat. Saat anda bisa melakukannya dengan baik, anda akan menyadari
bahwa perubahan sikap anda dapat membentuk sesosok malaikat yg sempurna.
Cinta wanita muncul karena kasih sayang pria, Kebencian wanita muncul
karena kebohongan pria; Keluhan wanita muncul karena kedinginan pria.
Kebahagiaan wanita muncul karena kehangatan pria. Kecantikan wanita
muncul karena dimanjakan pria. Kerusakan wanita adalah hutang pria.
Wanita adalah sebuah piano, jika bertemu dengan seorang pianis handal,
suara yg dihasilkan adalah lagu kelas dunia, jika dimainkan oleh orang
biasa, maka akan menghasilkan lagu pop, tetapi apabila dimainkan oleh
orang sembarangan, pasti tidak akan membentuk sebuah lagu..
Yuk jadi renungan buat kita, khususnya yang sudah menjalani kehidupan berumah tangga, semoga bermanfaat...

